SEJARAH LAHIRNYA AGAMA HINDU
SEJARAH LAHIRNYA AGAMA HINDU
![]() |
| Sumber foto: kompasiana.com |
Asal usul Lahirnya Agama Hindu di Dunia
Asal usul agama hindu dimulai dari masuknya bangsa arya ke india sejak tahun 1500 SM. Dari masuknya agama arya ke Indonesia membawa perubahan besar dalam tata kehidupan masyarakat di india.perubahan terjadi karena bangsa arya mengadakan integrasi kebudayaan dengan bangsa Dravida sehingga dari situ lahirlah agama hindu.
Selain itu bangsa arya juga menulis kitab-kitab weda sebagai keyakinan dan kepercayaan dari agama hindu, misalnya kitab suci seperti Reg Weda,Sama Weda,Yayur Weda dan Atharwa Weda.
Asal-usul agama hindu didasarkan juga pada corak kehidupan masyarakat hindu yang berkeyakinan terhadap kepercayaan pada dewa-dewa yang mengatur corak kehidupan pada mereka masing-masing.dari corak kehidupan masyarakat tersebut dapat dibedakan menjadi (4) kasta, diantaranya:
kasta Brahmana'(yakni kasta Keagamaaan), yang terdiri dari para pendeta.
kasta Ksatria'(yakni kasta pemerintahan),yang terdiri dari para raja juga keluarganya,para bangsawan dan para prajurit.
kasta Waisya'(yakni kasta pertanian dan perdagangan),yang terdiri dari para pengusaha,para pedagang,dan juga para petani.
kasta Sudra'(yakni kasta kaum pekerja keras), yang terdiri dari para pelayan, pekerja keras, juga rakyat jelata.
Kasta-kasta tersebut memiliki makna sebagai pembeda dari struktur maupun golongan kehidupan dimana kepercayaan agama hindu itu bersifat politeisme (memuja banyak dewa), yang dimana dari pemujaan terhadap dewa tersebut dibuatkan patung-patung yang sesuai dengan peranan dewa-dewa tersebut dalam kehidupan manusia.
Dari tujuan dibuatnya patung-patung tersebut sebagai simbol dari dewa-dewa yang disembahnya misalnya seperti Dewa Brahmana'sebagai Dewa Pencipta,Dewa Wisnu sebagai Dewa Pelindung,dan Dewa Siwa sebagai Dewa pelebur atau pembinasa.ketiga Dewa tersebut diberi nama Trimurti yang artinya penguasa.adapun dewa-dewa lainya seperti dewi saraswati sebagai dei kesenian dan ilmu pengetahuan,Dewi Sri sebagai Dewi Kesenian.selain itu umat hindu beranggapan bahwa, tempat suci adalah tempat yang hanya digunakan untuk bersemayamnya para dewa saja sehingga umat hindu tersbiasa mengadakan ziarah ke tempat-tempat suci untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi umat di dunia.
Umat hindu mempunyai suatu kepercayaan dalam hal bersuci dimana mereka beranggapan bahwa Air sungai gangga dapat mensucikan segala dosa walau betapapun besarnya begitulapula tulang dan abu orang mati yang sudah dibakar dibuang keedalam air sungai gangga tersebut dimana mereka berkeyakinan bahwa dari situ orang yang meninggal langsung akan masuk kedalam surga.
Agama hindu merupakan salah satu agama yang akui di Indonesia, yang dimana dikarenakan mayoritas pemeluk agama hindu bukan hanya di india saja tetapi juga tetapi juga di Indonesia sendiri ada yang anut agama hindu khususnya daerah bali yang merupakan suatu sejarah bagi Indonesia.agama hindu lahir dilatar belakangi oleh adanya keyakina dari agama hindu itu sendiri yang mepunyai kepercayaan terhadap dewa yang mereka sembah dan kasta yang dapat membedakan dari golongan kehidupan mereka itu sendiri.
Menurut R. Antoine sangat sulit untuk mendifinisikan hinduisme, dikarenakan hinduisme bukan satu agama yang hanya dengan syahadat tunggal dimana semua orang tidak harus mematuhinya. Hinduisme lebih condong sebagai sebuah federasi dari berbagai pendekatan terhadap realitas yang berada dibalik kehidupan dan Indonesia pula keberadaan agama hindu sudah diakui pemerintah sebagai keberadaan agama yang sah karena di Indonesia sendiri bukan hanya agama islam saja yang ada tetapi juga banyak masyarakat yang menganut agama selain islam seperti halnya agama hindu yang kebanyakan dari masyarakat bali yang menganut dari Indonesia.
Agama hindu sendiri adalah agama yang terkenal akan agama yang menyembah serta memuja dan mempercayai para dewa. Dewa yang paling terkenal pada saat itu adalah 'Trimurti"yang merupakan kesatuan dari tiga dewa yakni':
Dewa Brahma (sebagai pencipta)
Dewa Wisnu (sebagai Dewa Pemeliharaan)
Dewa Siwa (Sebagai Dewa pelebur)
Didalam praktik pemujaannya dewa-dewa tersebut diwujudkan dalam sebuah bentuk patung dimana patung merupakan unsur yang penting dari agama hindu sedangkan sumber ajaran dari agama hindu merupakan kitab weda yang dianggap sebagai kitab suci dari agama tersebut.
Dalam agama hindu ada ada lima keyakinan dan kepercayaan yang disebut dengan panca sradha. Panca sradha merupakan keyakinan dasar umat hindu.kelima keyakinan tersebut, antara lain:
Widhi Tattwa-percaya kepada tuhan yang Maha Esa dan segala aspeknya.
Atma Tattwa-percaya dengan adanya jiwa dalam setiap makhluk
Karmaphala -percaya dengan adanya hukum sebab akibat dalam setiap perbuatan
Punarbhawa-percaya dengan adanya proses kelahiran kembali (reinkarnasi)
Moksha -percaya bahwa kebahagiaan tertinggi merupakan tujuan akhir manusia.
Konsep ketuhanan yang paling banyak dipakai adalah Monoteisme (terutama dalam Veda, Agama Hindu Dharma dan Advaita Vedanta), sedangkan konsep lainnya (ateisme, panteisme, henoteisme, monisme, politeisme) kurang diketahui. Sebenarnya konsep ketuhanan yang jamak tidak diakui oleh umat Hindu pada umumnya karena berdasarkan pengamatan para sarjana yang meneliti agama Hindu tidak secara menyeluruh.
Dalam agama hindu lima pilar sebagai dasar keyakinan yang disebut dengan panca sradha, yang artinya:
Brahma artinya umat hindu percaya dan yakin akan adanya tuhan yang Maha Esa
Atman artinya umat hindu percaya dan yakin bahwa ada percikan-percikan keTuhanan yang besemayamdalam diri setiapmakhluk hidup yang disebut Atman
Karma Phala artinya umat hindu yakin dan percaya bahwa setiap perbuatan sekecil apapun pasti ada akibatnya
Purnabhawa artinya umat hindu percaya dan yakin bahwa setiap manusia akan mengalami kelahiran kembali (reinkernasi) untuk menyempurnakan karmanya.
Moksa artinya umat hindu percaya dan yakin akan adanya akan adanya tujuan tertinggi dalam rangka bersatunya Atman dengan Brahman.
Brahman hindu meyakini bahwa segala apa yang ada di alam semesta baik makhluk hidup maupun benda mati bersumber dari penguasa tertinggi yaitu tuhan yang Maha Esa.
Atman dalam konsep hindu bahwa segala ciptaan tuhan adalaah berasal dari diri sendiri yang dimana segala ciptaaan di alam adalah sebagai visualisasi keberadaan tuhan.dasarnya atman itu adalah suci karena bersumber dari partikel tuhan,hanya saja bersentuhan dengan material (badan,jasa makhluk hidup) maka kesucian tersebut terselubung dan dibungkus oleh karmawasana dan badan halus.
Karma phala dalam keyakinan agama hindu bahwa segala sesuai dengan dengan yang dilakukan oleh manusia pasti ada akibatnya dan setiap akbat dari perbuatan tersebut pasti ada akibatnya.kesimpulanya dalam konsep hindu phala bahwa setiap perbuatan itu ada artinya baik hal besar maupun kecil
Punarbhawa dalam agama hindu menyakini bahwa badan manusia tidak abadi sedangkan atman yang selalu menghidupi jasa manusia selalu menglami kelahiran kembali dengan menggunakan badan yang baru. Yang bertujuan untuk memperbaiki karma sehingga atman menjadi semakin suci.
Moksa dalam agama hindu moksa merupakan tujuan tertinggi agama hindu yaitu bersatunya atman dengan brahman dalam setiap kehidupan sampai meninggalnya seseorang hingga jiwa dan rohnya menentukan masuk surge ataupun neraka.selanjutnya jiwatman lahir kembali berulang-ulang yang bertujuan untuk membersihkan jiwatman dari ikatan dari ikatan karma sehingga bersih dan suci sampai dapat Bersatu kembali dengan yang maha suci yaitu bharmana.

Tidak ada komentar